Sunday, January 16, 2011

UMAR BIN KHATABNYA GORONTALO

KH Ison Salilama

Yang dilakukannya untuk kepentingan banyak orang. Programnya sangat membantu kami dalam mensosialisasikan agama.
Tidak berlebihan kalau seorang kiayi kesohor Gorontalo sekaliber KH Ison Salilama menjuluki Adhan Dambea sebagai Umar Bin Khatab-nya Gorontalo.
Sebab sejak resmi dilantik sebagai Walikota Gorontalo, Adhan sudah menampakkan misinya dalam mewujudkan Kota Gorontalo menjadi Kota Madrasah. “Ini menarik, ketika itu Adhan mengundang para pengurus masjid yang berjumlah 237 masjid. Mereka diberikan insentif untuk akomodasi dan mengelola masjid.”
Bukan Cuma itu, para pengurus masjid itu juga diberikan dana operasional. “Sekarang malah sudah ada rencana pemda Kota Gorontalo untuk meminta data masjid yang ada diwilayah ini untuk selanjutnya diberikan anggaran sebesar Rp. 2 Juta permasjid. Inilah langkah awal yang dilaksanakan oleh Adhan Dambea.”
Berikutnya yang tidak kalah menariknya lanjut Ison, adalah membasmi minuman keras (Miras) meskipun menghadapi resiko. “Adhan mampu menutup dan bahkan berani mencabut izin sekaligus pabrik miras terbesar yang ada di Ipilo. Padahal itu sangat sulit dilaksanakan oleh Pemda sebelumnya.” Tidak hanya itu kata Ison, ancaman terhadap peredaran miras juga dilakukan secara gencar sampai di tingkat kecamatan dan kelurahan. “Ini membuktikan dia memang benar-benar ingin mewujudkan Kota Gorontalo menjadi kota religi, meskipun harus berhadapan dengan masyarakat yang kontra.”
Dalam Islam ungkap Ison, Adhan dicerminkan sebuah hadist Nabi Muhammad SAW yang menyatakan “marahankum munkar” yang artinya, siapa yang melihat orang berbuat munkar cegahlah dia dengan tangan, “Dan saya sebagai tokoh agama dan da’i  sangat mendukung, karena miras itu sangat dilarang agama.”
Ison menegaskan bahwa Adhan memiliki trik-trik yang selama ini tidak dimiliki oleh walikota sebelumnya. “Dia juga mampu memusnahkan tempat prostitusi, seperti dikawasan terminal 42. Selain itu dihotel-hotel juga. Apabila ditemukan ada pasangan yang menginap tapi bukan suami-isteri, maka surat izin hotel dicabut.”
“Ini  sudah sangat tepat dilakukan oleh seorang khalifah dalam memimpin Kota Gorontalo. Dan dia seperti Umar Bin Khatab-nya Kota Gorontalo tidak pernah gentar mengahadapi segala yang dilarang agama. Yang dilakukannya ini untuk kepentingan banyak orang, programnya sangat membantu kami dalam mensosialisasikan agama.“