Thursday, January 6, 2011

Sering Di setrap Guru

Zenab Bunta Guru Adhan di SDN 2 Luwoo

Terkadang rasa kesabaran sebagai guru sedikit terusik dan kesal juga melihat perilaku Adhan Dambea yang memang nakal saat di Sekolah Dasar (SD).
"Apalagi dia sering mengganggu teman-teman sekelasnya. Banyak teman-temannya yang mengadu ke saya kalau mereka sudah diganggunya dalam kelas," papar Zaenab Bunta guru Adhan saat di SDN 2 Luwoo Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo.
Tidak cuma mengganggu, kata Zaenab, Adhan kerap membuat kawan-kawannya menangis di dalam kelas. "banyak laporan selalu begitu dan lagi-lagi Adhan yang melakukannya". Karena itulah Zaenabpun merekomendasikan Adhan untuk dikeluarkan dari kelas, dia tidak berani pergi kemana-mana. Dia hanya berada di sekitar halaman sekolah".
Menariknya lanjut Zaenab, saat disetrap seperti itu justru Adhan memanfaatkannya dengan membaca majalah, surat kabar, dan buku pelajaran. "Mungkin dia agak sulit beradaptasi kalau dikelas lantaran banyak orang".
Menurut Zaenab, sejak SD jiwa kepemimpinan Adhan memang sudah sangat terlihat, dimana setiap kegiatan sekolah seperti sepak bola, kasti dll, Adhan selalu berdiri sebagai kapten. "meskipun torang tidak pernah menunjuk dia sebagai ketua, tapi inisiatifnya sendiri maju sebagai pimpinan".Adhan dikenal sebagai siswa yang memiliki hobi yakni olah raga sepak bola.
Banyak guru-guru yang marah dengan kenakalan Adhan Dambea, tapi kenakalannya ini masih dalam batas kewajaran seperti yang biasa dilakukan anak-anak seusianya. Adhan kata Zaenab, tidak pernah tinggal kelas dan tidak pernah mendapat nilai merah. "hanya saja kenakalannya itu terkadang membuat saya marah dan jengkel".
Tapi meskipun dia nakal lanjut Zaenab, Adhan dikenal sebagai siswa yang tidak pernah melawan gurunya. "kalau ulangan kenaikan kelas, dia mulai mendekati.guru-gurunya. Saya sangat bangga dengan dia, mesikpun dia sudah menjadi pejabat, dia tidak pernah melupakan kami, apalagi setiap hari raya dia memberikan zakati kepada kami".