Ir. Iwan Bokings, MM
“Saya kenal Adhan saat dirinya masih pegawai di Kelurahan di Kota Barat. Waktu itu kecamatan belum dimekarkan.” Tegas Ir. Iwan Bokings, MM, Bupati Boalemo mengenang perkenalan pertamanya dengan Adhan Dambea.
Kata Iwan, Adhan adalah kader yang sangat loyal dalam tugas yang diembannya baik di Golkar maupun di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), tapi dia keras dalam pendiriannya yang dianggap benar. “Karena saya memahami karakternya. Saat saya menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Soksi Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kota Gorontalo. Saat itu dia tidak pernah menentang kebijakan saya sebagai ketua Depidar.”
Birokrat yang kini menjadi Ketua Partai Demokrat Provinsi Gorontalo itu mengaku dirinya sangat salut dengan sosok Adhan. “Karena sampai sekarang saya tetap dianggapnya sebagai kakak atau senior baik masih pegawai di kelurahan maupun sudah menjadi Ketua DPRD ataupun Walikota sekarang. Begitu juga saya, selama ini berbaik-baik dengannya.”
Figur Adhan kata Iwan, sebenarnya tidaklah se kontroversi sebagaimana disampaikan banyak orang. “Jika mampu memahami apa yang menjadi kehendaknya, sangat mudah kita untuk bersahabat dengannya.”
Satu hal yang sangat dikaguminya dari perilaku Adhan kata Iwan, adalah dia tidak pernah melupakan orang yang pernah membantunya sekecil apapun bantuan itu.
“Saya kenal Adhan saat dirinya masih pegawai di Kelurahan di Kota Barat. Waktu itu kecamatan belum dimekarkan.” Tegas Ir. Iwan Bokings, MM, Bupati Boalemo mengenang perkenalan pertamanya dengan Adhan Dambea.
Kata Iwan, Adhan adalah kader yang sangat loyal dalam tugas yang diembannya baik di Golkar maupun di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), tapi dia keras dalam pendiriannya yang dianggap benar. “Karena saya memahami karakternya. Saat saya menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Soksi Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kota Gorontalo. Saat itu dia tidak pernah menentang kebijakan saya sebagai ketua Depidar.”
Birokrat yang kini menjadi Ketua Partai Demokrat Provinsi Gorontalo itu mengaku dirinya sangat salut dengan sosok Adhan. “Karena sampai sekarang saya tetap dianggapnya sebagai kakak atau senior baik masih pegawai di kelurahan maupun sudah menjadi Ketua DPRD ataupun Walikota sekarang. Begitu juga saya, selama ini berbaik-baik dengannya.”
Figur Adhan kata Iwan, sebenarnya tidaklah se kontroversi sebagaimana disampaikan banyak orang. “Jika mampu memahami apa yang menjadi kehendaknya, sangat mudah kita untuk bersahabat dengannya.”
Satu hal yang sangat dikaguminya dari perilaku Adhan kata Iwan, adalah dia tidak pernah melupakan orang yang pernah membantunya sekecil apapun bantuan itu.
